Malaysia yang kecewa karena hanya ada empat ribu penonton menonton pertandingan tim nasional mereka menghadapi Nepal, jadi iri dengan kinerja Timnas Indonesia.
Bedanya seperti antara bumi dan langit, Malaysia tampaknya merasa iba terhadap dirinya sendiri ketika menyaksikan pertandingan tim nasional sepak bola mereka.
Apabila dibandingkan dengan laga tim nasional Indonesia menghadapi Bahrain, malah membuat pendukung Harimau Malaya merasa terluka.
Pasukan nasional Malaysia bertanding melawan Nepal pada matchday Pertama Kalinya Kualifikasi Piala Asia 2027 akan digelar pada Selasa (25/3/2025).
Pertandingan itu berlangsung di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, yang memiliki daya tampung sampai 40.000 penonton.
Sayang sekali, walaupun tim Harimau Malaya sukses mengalahkan Nepal dengan skor 2-0, jumlah pendukung yang datang hanyalah sekitar 10%.
Menurut laporan media lokal, Berita Harian, laga Malaysia melawan Nepal hanya disaksikan sekitar 4.000 penonton saja.
Jelas terlihat beberapa sudut tribun yang Kosong tanpa penonton, menyebabkan keprihatinan di kalangan masyarakat Negara Sahabat.
"Hampir 4.000 pendukung hadir untuk menyaksikan laga antara Harimau Malaya kontra Nepal," dilaporkan oleh Berita Harian.
Kehadiran pada pertandingan babak ketiga grup F kualifikasi Piala Asia 2027 di stadion Sultan Ibrahim malam ini tidak bisa disebut mengesankan.
Pada saat bersamaan, saluran Malaysia bernama Stadium Astro mengambil perhatian pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain yang disaksikan oleh kira-kira 78.000 penggemar.
Pada pertandingan selanjutnya dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari yang sama ketika timnas Malaysia bertanding.
Karena terlalu kagum, Stadion Astro mengatakan bahwa sorak-sorai dari tensen ribu pendukung Indonesia mirip dengan guntur yang memecah pertandingan Bahrain.
Sepertinya ada rasa cemburu, karena dengan jelas terlihat bahwa pendukung Indonesia betul-betul menjadi pemain ke-12 di lapangan.
"Kualifikasi Piala Dunia 2026: 78.000 penggemar menyaksikan keberhasilan timnas Indonesia mengalahkan Bahrain," demikian dilaporkan oleh Stadium Astro.
Kelebihan pemain ke-12 memberikan manfaat besar untuk kesebelasan sebagai tuan rumah.
Setiap kali pemain tersebut menyentuh bola, suara riya seperti guntur menggelegar di lapangan sepakbola Bahrain.
Di luar selisih jumlah pendukung yang lebih sedikit, tingkat persaingan antara Indonesia dan Malaysia juga sangat tidak sebanding.
Malaysia perlu bersusah payah untuk menjadi juara grup agar bisa maju ke babak final Piala Asia 2027 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi.
Meskipun begitu, Indonesia tak perlu berusaha terlalu keras karena telah pasti lolos ke babak final dari turnamen itu.
Upaya tim nasional sepak bola Indonesia saat ini semakin meningkat dengan tujuan utama yaitu untuk dapat berpartisipasi dalam fase akhir Piala Dunia 2026.
Skuad Garuda adalah satu-satunya wakil dari ASEAN yang berhasil mencapai tahapan sejauh ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar