5 Ayat Al-Quran yang Mengajarkan untuk Kecanduan Cinta Sehat dan Baik

Pernahkah Anda merasa terpesona oleh seseorang akibat kebajikannya, pencapaian-pencapaiannya, atau sikap istimewanya? Rasa kagum seperti itu memang merupakan bagian alami dari pengalaman manusia. Secara mendasar, semua orang cenderung menyukai hal-hal indah, tampan, cantik, dan juga kebaikan yang dimiliki orang lain.

Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa pengaguman terhadap seseorang pun memiliki batasan loh. Kamu boleh saja mengidolakan orang lain, tetapi harus wajar supaya tak akhirnya menimbulkan kekecewaan yang sebetulnya diciptakan oleh emosimu sendiri.

Dalam Al-Qur'an terdapat beberapa versi yang memberikan petunjuk kepada Anda tentang bagaimana sebaiknya menyembunyikan kagum pada seseorang secara tepat, Bela. Mau mengetahui detail lebih banyak? Mari kita teliti bersama beberapa ayat dari Al-Qur'an berkenaan dengan pemujaan atau penghargaan terhadap orang lain di bawah ini.

1. Ayat 14 dari Surah Ali Imran

Didekorasi bagi manusia adalah cinta terhadap hasrat akan wanita, anak-anak, harta kekayaan yang berlimpah dalam bentuk emas dan perak, kuda-kuda bertanda, ternak serta tanaman; semua itu merupakan kenikmatan hidup di dunia ini. Dan Allah memiliki tempat pulang yang baik.

Zuyyina lin-nas hubbus syahwatimin an-naasiwal-baniwa al-qanatihil muqanthaaratim minadh-dza-habifildalatif wal-khaylim musawaamatikal - 'anism Wal-chirats, dhalika mataa'u lkhayaid-dunya, Wallahu `inda hu khosnu mal'a b.

Artinya:

Dimukakan sebagai sesuatu yang mempesona untuk manusia adalah cintanya kepada segala kenikmatan seperti wanita, anak-anak, harta karun yang tidak terbatas berupa emas, perak, kuda pilih, ternak, serta sawah dan ladang. Itulah nikmat kehidupan di dunia, sedangkan surga menjadi tujuan akhir yang mulia.

Perkataan ini menegaskan kepada Anda bahwa kehidupan di bawah langit ini dipenuhi oleh berbagai rayuan yang mungkin menjebak Anda untuk tenggelam dalam ketertarikan pada kenikmatan hidup duniawi. Karena itu, memuja siapa pun atau apa saja sebaiknya dilakukan secara sewajarnya.

Pastikan jangan sampai hal itu membuatmu melupakan fakta bahwa hidup di dunia bersifat sementara saja. Akhirat menawarkan tempat yang lebih utama, dan cintamu terhadap dunia mestinya selalu didasari dengan niati untuk semakin dekat dengan Allah SWT.

2. Ayat 96 dari Surah Maryam

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan melakukan perbuatan baik, akan membuatkan cinta oleh Tuhan Yang Maha Pengasih untuk mereka.

Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti Tuhan mereka akan memberikan rahmat kepada mereka serta menyukai mereka itu.

Artinya:

Sejati untuk para hamba-hambaNya yang beriman serta melaksanakan perbuatan baik, Allah Yang Mahakuasa akan menyebarkan kasih sayang dalam jiwa mereka.

Ayat tersebut mengungkapkan bahwa Allah akan menciptakan kecenderungan untuk saling menyayangi dalam hati para hamba-Nya yang beriman, bertaqwa, serta terus mengerjakan perbuatan baik. Siapa pun yang sungguh-sungguh percaya dan selalu melaksanakan ketaatan pasti akan memperoleh posisi spesial di dalam hati setiap Muslim.

Walaupun orang yang bertakwa tidak mencoba untuk menyenangkan hati orang lain, mereka masih akan ditaksir. Karena cinta serta empati kepada orang yang bertakwa tak hanya disebabkan oleh kata-kata yang lembut; sebenarnya Allah lah yang mengukuhkan perasaan ini di dalam hati hambanya.

3. Surat Al-Adzariyaht AYAT 49

Dan dari segala sesuatu Kami ciptakan sepasang-sepasangan agar kamu ingat. ˹49˺

Wah setiap sesuatu Kami ciptakan dalam pasangan-pasangan agar kamu sekalian dapat mengingatnya.

Artinya:

Semua yang Kami buat diciptakan dalam pasangan supaya kau ingati (keagungan-Nya].

Ayat tersebut menyatakan bahwa semua benda dalam alam semesta diciptakan secara berpasangan demi saling mendukung satu sama lain. Tujuannya adalah supaya manusia selalu ingat akan kemahakuatan serta kemuliaan Allah.

4. Ayat 21 dari Surah Ar-Rum

Dan di antara tanda-tandanya adalah Dia menciptakan bagi kalian dari kalangan kalian sendiri pasangan-pasangan supaya kalian merasa tenang dengan mereka dan Dia menancapkan rasa kasih sayang dan belaian di antara kamu. Sesungguhnya dalam hal itu benar-benar ada tanda-tanda untuk kaum yang berpikir.

Dari tanda-tandanya, Allah menciptakan bagi kalian dari kalangan kalian sendiri pasangan-pasangan untuk berdiam bersama, dan menetapkan kasih sayang dan kebaikan di antara kamu. Sesungguhnya pada perkara itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang memikirkan.

Artinya:

Salah satu petunjuk kemuliaan-Nya adalah penciptaan pasangan-pasangan bagimu dari kalangan kalian sendiri supaya kau dapat merasa tenang bersama mereka. Ia menempatkan dalam hati kalian perasaan cinta dan kasih sayang. Sungguh, di situlah terdapat bukti nyata tentang kemahaagungan Tuhan bagi orang-orang yang menggunakan akal pikiran.

Salah satu bukti kemahaan Allah SWT dalam penciptaan manusia secara berpasangan adalah supaya mereka dapat merasa tenang dan bahagia bersama-sama. Rasa cinta pun timbul dari keterikatan seperti itu.

Menyukai seseorang secara positif dalam hubungan cinta yang seimbang merupakan suatu kebaikan. Yang penting diingat selalu bahwa semua ini datang dari Sang Pencipta.

Menyukai atau mengasihi seseorang jangan sampai membuatmu melupakan bahwa cinta yang sesungguhnya adalah yang membawa kita lebih dekat pada Allah dan meningkatkan kesetiaan kita terhadap-Nya.

5. Ayat 165 dari Surah Al-Baqarah

Dan ada orang yang menjadikan selain Allah sebagai tujuan setara, mereka mencintai mereka dengan cinta seperti cinta kepada Allah. Sedangkan orang-orang beriman lebih mencintai Allah jika dibandingkan. Dan apabila orang-orang yang zalim melihat saat itu pula ketika mereka mengetahui adanya azab, bahwa kekuatan sepenuhnya milik Allah dan sesungguhnya Allah memiliki hukuman yang sangat keras. ˹165˺

Sebagian manusia mengambil pelindung di luar Allah yang mereka cintai seolah-olah mencintainya seperti mencintai Allah, sedangkan orang-orang beriman memiliki kasih sayang kepada Allah lebih besar meskipun jika melihat orang-orang zalim ketika mendapatkan azab akan menyadari bahwa kekuatan ada pada Allah semesta alam dan sesungguhnya Allah sangat keras balasannya.

Artinya:

Diantara manusia terdapat pula yang menganggap sesuatu selain Allah sebagai lawan setarung baginya yang disukai seolah-olah sama dengan kasih sayang pada Allah. Namun, orang-orang yang memiliki iman ini mempunyai rasa cinta yang amat dalam pada Allah. Jikalau para pelaku dzolim tersebut dapat menyaksikan sendiri saat mereka melihat hukuman di akhirat nanti bahwa semua kekuatan itu hanya milik Allah dan bahwa siksaan dari Allah sungguhlah dahsyat, tentunya mereka akan merasa penyesalan.

Pasal ini menunjukkan perpecahan dalam hati manusia ketika mereka mencintai Tuhan serta hal-hal di luar-Nya. Ada individu yang membanding-bandingkan rasa cintanya pada Sang Pencipta dengan pemujaannya terhadap patung berhala, harta benda, kedudukan kuasa, atau bahkan seseorang lagi.

Mereka menganggap hal-hal itu setara dengan Tuhan, seperti dapat dibandingkan dengan kemuliaan dan kekuatan-Nya. Akan tetapi, cinta semacam itu tak sepadan dengan rasa cinta para mu'min yang begitu mendalam kepada Allah SWT. Para pemimpi ini mencintai Allah melebihi apapun di bumi ini, karena mereka sadar bahwa Allah lah sang pencipta dan penguasanya semua makhluk.

Berikut adalah kelima ayat Al-Quran terkait pengagungan seseorang yang dapat kamu pahami. Ingatlah untuk selalu meletakkan cinta pada Allah SWT sebagai prioritas utama dalam hati mu, oke?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar