Nathalie Holscher baru-baru ini terlibat dalam masalah dugaan perselingkuhan antara Ridwan Kamil dan Lisa Mariana. Lisa mengatakan bahwa Nathalie pernah membantu dia membelikan pakaian untuk anak mereka.
Pada unggahan terakhirnya, Nathalie Holscher menyatakan keterkejutannya atas beredarnya kabar yang mulai mencuat dan membawa namanya ke permukaan. Ia pun membeberkan tentang ikatan antara dirinya dengan Lisa.
"Apa ini ramai-ramai? Mohon jangan buang sampah di postinganku ya karena dia adalah temannya, sahabatku," tulis Nathalie dalam unggahan tersebut.
Nathalie tidak menolak bahwa dia pernah menyumbangkan pakaian bayi untuk anak Lisa. Menurut Nathalie, saat itu Lisa benar-benar kekurangan segalanya.
"Di tahun 2022 dia tidak memiliki apa-apa untuk anaknya, mengapa itu menjadi kesalahan," ujar Nathalie.
"Kita sebagai sesama manusia harus saling mendukung?" katanya.
Istri mantan Sule tersebut menyatakan merasa tidak tega saat melihat ibunya serta bayi yang sedang memerlukan pertolongan pada waktu itu.
"Apa lagi jika melihat anak kecil atau bayi, saya sangat tidak berdaya. Sementara kita memiliki kemampuan, mengapa kita tidak membantu orang lain?" katanya.
Selanjutnya, Nathalie menyatakan tegas bahwa kaitan antara dirinya dan Lisa hanyalah berdasarkan rasa simpati semata. Selain itu, Nathalie berkata ia tidak ingin terlibat dalam urusan tersebut.
"Hanya simpatik sebagai seorang ibu (tidak peduli dengan masalah apapun di luar sana, itu bukan tanggung jawabku)," tegasnya.
Masalah terkait Ridwan Kamil muncul di media sosial setelah unggahan Lisa Mariana menjadi perbincangan luas. Cerita yang ramai diperdebatkan tersebut menyebut bahwa Lisa memiliki keterikatan dengan RK dan bahkan disinyalkan hingga mengandung.
Ridwan Kamil pun telah menyampaikan penjelasan mengenai berbagai spekulasi yang berkembang tentang klaim adanya anak dengan nama seorang perempuan yakni Lisa Mariana.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi miliknya, Ridwan Kamil menyangkal klaim tersebut. Ia menyebut bahwa tuduhan itu adalah sebuah fitnah dengan motif ekonomi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar